BACA DAN NIKMATI, SEMOGA BERMANFAAT ******************************* JAGA DAN SAYANGI BUMI KITA

Saturday, 12 March 2011

praktikum ipa


Petunjuk
Praktikum ipa kelas VII






DISUSUN OLEH
A. A. AZIS, S.Pd.
















MTs NU RAUM WEDUNG
PRAKTIKUM 1

Pengukuran dengan Satuan Baku dan Tidak Baku

Tujuan
Memahami pengukuran dengan satuan baku dan tidak baku secara baik dan benar

Alat dan bahan
Meja dan penggaris

Petunjuk Kerja
1.      Ukurlah panjang dan lebar meja sebuah meja dengan jengkal tanganmu (jengkal =jarak ujung ibu jari sampai ujung jari kelingking). Tulislah hasilnya dalam tabel.
2.      Mintalah pada teman sekelompokmu untuk melakukan hal yang sama. Catat hasilnya.
3.      Lakukan kegiatan 1 dan 2, tetapi dengan menggunakan alat ukur penggaris/mistar plastik.
Catat hasilnya dan bandingkan pengukuranmu dengan teman sebangkumu.

No
Nama
Jengkal
cm
1.
2.
3.
4.
5.
dst





Pertanyaan
1.      Satuan manakah (jengkal atau cm) yang mempunyai nilai hasil pengukuran yang sama?
2.      Mengapa jengkal merupakan satuan tidak baku, sedangkan cm termasuk satuan baku?


























PRAKTIKUM 2

Pengukuran Besaran Fisika

Tujuan
Menentukan massa, panjang, dan volume benda

Alat dan Bahan
1.      Penggaris
2.      Jangka Sorong
3.      Neraca O’Hauss tiga lengan
4.      Kubus yang terbuat dari: kayu, alumunium, kuningan, baja, dan besi.

Petunjuk Kerja
1.      Timbanglah massa masing-masing kubus dengan neraca O’Hauss
2.      Ukurlah panjang sisi masing-masing kubus dengan menggunakan penggaris
3.      Ulangi langkah 2 dengan pengukuran menggunakan jangka sorong
4.      Buatlah tabel hasil pengukuran seperti berikut, dan tulis hasil pengukurannya
5.      Berdasarkan data percobaan, hitunglah volume masing-masing kubus.
6.      Diskusikan dengan teman sekelompok lebih teliti manakah penggaris dengan jangka sorong! Apa yang dapat kamu simpulkan dari kegiatan di atas?
7.      Buatlah laporan hasil kegiatanmu pada kertas folio.



































PRAKTIKUM 3

Identifikasi Larutan Asam, Basa,
dan Garam Menggunakan Kertas Lakmus

Tujuan
Mengidentifikasi larutan asam, basa, dan garam menggunakan kertas lakmus

Alat dan Bahan
1.      Gelas plastik/gelas kimia
2.      Pelat tetes
3.      Pipet tetes
4.      Kertas lakmus
5.      Bahan-bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari, seperti cuka, air aki, teh, sabun, kapur, air sumur, garam, dan air jeruk.

Petunjuk Kerja
1.      Kumpulkan bahan-bahan kimia dalam kehidupan sehari-hari yang berupa bahan padat atau larutan.
2.      Larutkan bahan-bahan yang padat tersebut ke dalam air.
3.      Masukkan atau celupkan kertas lakmus ke dalam cekungan-cekungan pelat tetes.
4.      Teteskan dengan pipet tetes asam, basa, dan netral dari bahan-bahan tersebut pada lakmus yang terdapat di dalam cekungan pelat tetes.
5.      Catat hasil pengamatan dalam tabel dan klasifikasikan bahan-bahan tersebut berdasarkan sifatnya.
6.      Buatlah kesimpulan dari hasil kegiatan dan susunlah laporannya.
      Tabel 2.5 Hasil Pengamatan Identifikasi Larutan dengan Kertas Lakmus
Nama bahan
Warna kertas lakmus setelah dicelupkan
Kertas lakmus biru
Kertas lakmus merah
1. Larutan cuka
2. Air jeruk
3. Air aki
4. Larutan gula
5. Larutan sabun
6. Larutan kapur
7. Air teh
8. Air sumur
9. Larutan garam dapur



Pertanyaan
1.      Apa yang terjadi pada kertas lakmus jika ditetesi dengan larutan asam, basa, atau larutan netral?
2.      2. Mengapa larutan yang netral tidak dapat menunjukkan perubahan warna pada lakmus?













PRAKTIKUM 4

Identifikasi Larutan Asam, Basa, dan Garam
dengan Menggunakan Indikator Alami

Tujuan
Mengidentifikasi larutan asam, basa, dan garam dengan menggunakan indikator alami

Alat dan Bahan
1. Lumpang dan alu 7. Air kapur
2. Corong 8. Air suling
3. Tabung reaksi 9. Larutan NaOH
4. Pipet tetes 10. Larutan HCl
5. Gelas ukur 11. Larutan garam dapur
6. Bunga berwarna atau bahan alam 12. Larutan cuka

Petunjuk Kerja
1.      Siapkan bermacam-macam bunga berwarna atau bahan alam (misalnya bunga sepatu, bunga mawar, kunyit, bougenvile, dan bunga kana)
2.      Siapkan lumpang dan alu.
3.      Tumbuklah bahan-bahan tersebut dengan menggerusnya dan tambahkan air ± 5 ml. Kemudian, amati indikator warnanya.
4.      Siapkan 5 tabung reaksi yang berisi larutan yang akan diuji
5.      Masukkan masing-masing 1 ml ekstrak ke dalam 5 tabung reaksi.
6.      Masukkan masing-masing 5 tetes larutan cuka ke dalam tabung reaksi 1, larutan natrium klorida ke dalam tabung 2, dan larutan natrium hidroksida ke dalam tabung 3.Amati perubahan warna indikator dalam larutan.
7.      Lakukan dengan cara yang sama untuk ektrak bahan lain dan dalam larutan lainnya.
8.      Catat perubahan warna indikator alami tersebut ke dalam tabel
9.      Buatlah kesimpulan dari hasil kegiatan, kemudian diskusikan dengan teman atau kelompok.

No
Indikator Alami
Warna Indikator mula-mula
Warna Indikator dalam larutan
Asam cuka
Garam
Sabun
1.
Kunyit




2.
Bunga Sepatu




3.
Bunga Mawar




4.
Jantung Pisang





















PRAKTIKUM 5

Unsur-Unsur di Sekitar Kita

Tujuan
Mengamati dan mengenal unsur-unsur di sekitar kita.

Alat dan Bahan
1.      Daftar nama unsur
2.      Bahan-bahan yang dapat ditemukan di lingkungan sekitar (secukupnya)

Petunjuk Kerja
1. Amatilah bahan yang ada.
2. Datalah unsur-unsur yang telah kamu kenal.
3. Catatlah ke dalam tabel.o
4. Diskusikan dengan teman sekelompokmu untuk memperoleh kesimpulan kegiatan ini.

NO
Nama unsur
Teremasuk
Bisa Dijumpai Di
Logam
Non Logam










































PRAKTIKUM 6

Perubahan Wujud Zat

Tujuan
Mengamati perubahan wujud zat pada paraffin.

Alat dan Bahan
1. Beker glas/gelas kimia
2. Bunsen/pemanas spiritus
3. Tripot/kaki tiga beserta kasa asbesnya
4. Parafin/lilin
5. Korek api

Petunjuk Kerja
1.      Masukkan parafin ke dalam gelas beker.
2.      Susunlah peralatan yang sudah disiapkan seperti pada gambar.
3.      Nyalakan pemanas spiritus.
4.      Amatilah perubahan wujud parafin pada saat dipanaskan
5.      Setelah mendidih padamkanlah nyala apinya
6.      Amatilah perubahan wujud parafin setelah nyala api dipadamkan.

Pertanyaan
Berdasarkan kegiatan yang telah kamu lakukan, jelaskan perubahan wujud apa sajakah yang terjadi pada parafin?































PRAKTIKUM 7

Kohesi dan Adhesi

Tujuan
Mengamati peristiwa kohesi dan adhesi.

Alat dan Bahan
1. Meja kaca
2. Raksa/Minyak goreng
3. Lidi

Petunjuk Kerja
1.      Siapkan setetes raksa/minyak goreng, kemudian letakkan di permukaan kaca meja.
2.      Amatilah bentuk raksa/minyak goreng di permukaan kaca.
3.      Ambillah lidi, kemudian gunakan ujungnya untuk menceraikan setetes raksa/minyak goring tersebut menjadi beberapa bagian kecil.
4.      Amatilah bentuk butiran-butiran raksa/minyank goreng di permukaan kaca tersebut.

Pertanyaan
1.      Bagaimana bentuk raksa/minyak goreng di permukaan kaca?
2.      Bagaimana bentuk butiran-butiran raksa di permukaan kaca?
3.      Samakah bentuk raksa dan butiran-butirannya? Jelaskan mengapa hal itu dapat terjadi!

































PRAKTIKUM 8

Pengukuran Massa Jenis Pada Benda Tidak Teratur

Tujuan
Memahami pengukuran massa jenis pada benda yang memiliki bentuk tidak teratur

Alat dan Bahan
1. Gelas ukur atau tabung ukur
2. Neraca
3. Batu kali
4. Pecahan genteng
5. Sekrup
6. Kunci pintu

Petunjuk Kerja
1.      Timbanglah batu kali dengan neraca. Catat hasilnya pada tabel.
2.      Isilah gelas ukur atau tabung ukur dengan air. Catat volume air mula-mula (Vo).
3.      Masukkan batu kali ke dalam gelas ukur. Catatlah volume air setelah batu kali dimasukkan (V1).
4.      Ulangi langkah 1 sampai dengan 3 untuk pecahan genteng, sekrup, dan kunci pintu.
5.      Dari data yang diperoleh, hitunglah massa jenis masing-masing benda.

Pertanyaan
Berapakah nilai masing-masing massa jenis benda yang kamu peroleh apabila dinyatakan
dalam satuan SI?































PRAKTIKUM 9

Pengamatan Perpindahan Kalor

Tujuan
Mengamati perpindahan kalor dan benda yang dapat melepas dan menerima kalor

Alat dan Bahan
1. Gelas
2. Termometer
3. Wadah air
4. Air

Petunjuk Kerja
1.      Siapkanlah segelas air dingin, segelas air panas, termometer, dan sebuah wadah plastik.
2.      Ukurlah suhu air pada masing-masing kedua gelas.
3.      Campurkan air dari dari kedua gelas tersebut ke dalam wadah air (lihat gambar)
4.      Selang beberapa saat, ukurlah suhu air campuran tersebut.

Pertanyaan
1.      Berapakah suhu air dingin dan suhu air panas dari hasil pengukuranmu?
2.      Berapakah suhu air campuran?
3.      Samakah suhu air antara sebelum dicampur dan sesudah dicampur?
4.      Apa yang dapat kamu simpulkan dari kegiatan tersebut?































RAKTIKUM 10

Pemisahan Campuran dengan Penyaringan (Filtrasi)

Tujuan
Menyaring air keruh dengan pasir

Alat dan Bahan
1. Botol air mineral 1,5 liter
2. Pasir
3. Kerikil
4. Arang
5. Air keruh
6. Kapas
7. Penyanga

Petunjuk Kerja
1. Potong bagian bawah botol air mineral.
2. Cuci pasir dan kerikil hingga bersih.
3. Masukkan bahan-bahan dengan susunan seperti tampak pada Gambar 7.4
4. Masukkan air tanah/air keruh ke dalam botol. Amati warna air sebelum disaring
5. Tampunglah air yang mengalir lewat mulut botol
6. Catat waktu untuk menyaring 100 ml air kotor hingga menjadi air jernih.
7. Amati zat yang tertinggal pada bagian atas botol penyaring.

Pertanyaan
1.      Sebutkan filtrat dan residu dari hasil kegiatan!
2.      Diskusikan 7.1
Ketika air laut disaring dengan kertas saring, filtrat yang dihasilkan terasa asin. Mengapa demikian?
3.      Apa perbedaan antara filtrat dan residu pada percobaan tersebut?

























PRAKTIKUM 11
Perubahan Materi

Tujuan
Mengamati perubahan fisika dan kimia

Alat dan Bahan
1. Lilin
2. Korek api
3. Tempat lilin

Petunjuk Kerja
1.      Nyalakan sebuah lilin. Biarkan beberapa saat dan amati perubahan yang terjadi. Catatlah perubahan yang terjadi.
2.      Amatilah sebatang korek api dengan seksama. Nyalakan korek api itu sehingga menyala, lalu padamkan nyala api dengan segera. Amatilah sekarang kepala batang korek api itu. Catatlah perubahan yang terjadi pada tabel.
3.      Bakarlah kawat di atas nyala lilin sampai membara. Gunakan alat tahan panas untuk memegang kawat. Amati perubahan yang terjadi. Setelah kawat kembali dingin, amati kembali perubahan yang terjadi.

Kesimpulan
Apakah yang kamu peroleh dari kegiatan ini?

Pertanyaan
Berdasarkan hasil kegiatan yang telah kamu lakukan, manakah yang tergolong perubahan
fisika dan kimia?






























PRAKTIKUM 12

Endapan Hasil Reaksi Kimia

Tujuan
Mengamati terjadinya endapan pada reaksi kimia

Alat dan Bahan
1. Gelas
2. Pipa kaca atau selang plastik
3. Kapur
4. Air
171
Petunjuk Kerja
1.      Buatlah larutan air kapur dan ambil ½ gelas larutan yang jernih
2.      Masukkan selang plastik/pipa kaca ke dalam gelas yang berisi larutan kapur
3.      Tiuplah larutan air kapur melalui selang plastik/pipa kaca sampai terjadi perubahan pada larutan
4.      Setelah terjadi perubahan, diamkan larutan beberapa saat.
5.      Amati perubahan yang terjadi pada dasar gelas. Catatlah hasilnya ke dalam tabel

Bahan
Sebelum ditiup
Sesudah ditiup
Larutan Kapur




6.      Buatlah kesimpulan berdasarkan hasil kegiatan.

Pertanyaan
1.      Pada saat kamu meniup larutan dalam gelas, gas apa yang kamu tiupkan?
2.      Apa yang terjadi pada dasar larutan setelah kamu tiup?
3.      Apakah perubahan ini merupakan reaksi kimia? Jelaskan apakah ada zat baru yang terbentuk!
























PRAKTIKUM 13
Gerak Lurus Beraturan
Tujuan:
Mengamati gerak lurus beraturan.

Alat dan bahan:
Sebuah landasan yang rata, sebuah mobil mainan elektronik, pewaktu ketik (ticker timer)
dan pitanya, sebuah gunting, serta kertas polos.

Prosedur kerja:
1.      Buatlah landasan yang lurus agar mobil mainan dapat bergerak lurus. Letakkan ticker timer di ujung landasan. Kemudian, hubungkan mobil mainan dengan pita ticker timer.
2.      Jalankan mobil mainan sehingga mobil mainan tersebut bergerak dengan kelajuan tetap.
3.      Amatilah jarak antara dua titik yang berdekatan.
4.      Hitunglah titik hitam pada pita ticker timer. Berilah tanda setiap jarak 5 ketik.
5.      Guntinglah pita ticker timer setiap jarak 5 ketik, kemudian tempelkan pada kertas polos.










Diskusikan pertanyaan berikut untuk memperoleh kesimpulan!
  1. Apakah jarak antara dua titik hitam yang berdekatan sama?
  2. Apakah panjang guntingan pita yang berjarak setiap lima titik hitam sama?
  3. Gambarkanlah bentuk grafik yang kamu dapatkan dari kegiatan ini. Bagaimana bentuk grafiknya?






















PRAKTIKUM 14

Gerak Lurus Berubah Beraturan Dipercepat dan Diperlambat

Tujuan:
Mengamati gerak lurus berubah beraturan dipercepat.

Alat dan bahan:
Sebuah landasan yang rata, sebuah mobil mainan elektronik, beberapa buah buku tebal,
pewaktu ketik (ticker timer) dan pitanya, sebuah gunting, serta kertas polos.

Prosedur kerja:
1.      Buatlah landasan yang miring dengan menaikkan salah satu ujung landasan. Letakkan ticker timer di ujung landasan tersebut. Kemudian, hubungkan mobil mainan dengan pita ticker timer.
2.      Lepaskan mobil mainan dari ujung landasan yang sudah dinaikkan sehingga mobil mainan tersebut bergerak dipercepat.
3.      Amatilah jarak antara dua titik yang berdekatan pada kertas ticker timer.
4.      Hitunglah titik hitam pada pita ticker timer. Berilah tanda setiap jarak 5 ketik.
5.      Guntinglah pita ticker timer setiap jarak 5 ketik, kemudian tempelkan pada kertas polos.
6.      Ulangi percobaan di atas dengan menurunkan salah satu ujung landasannya

Diskusikan pertanyaan berikut untuk memperoleh kesimpulan!
1.      Apakah jarak antara dua titik hitam yang berdekatan sama?
2.      Apakah panjang guntingan pita yang berjarak setiap lima titik hitam sama?
3.      Gambarkanlah bentuk grafik yang kamu dapatkan dari kegiatan ini. Bagaimana bentuk grafiknya?
4.      Kesimpulan apa yang kamu dapatkan dari kegiatan ini?


   GLBB diperlambat                                           GLBB dipercepat











PRAKTIKUM 15

Mengamati objek biotik dan abiotik di lingkungan rumah dan sekolah.

Tujuan:
Mengetahui objek biotik dan abiotik di lingkungan rumah dan sekolah

Alat dan Bahan:
1. Pensil
2. Kertas atau buku kerja

Prosedur Kerja:
1.      Pergilah ke lingkungan rumahmu. Amatilah objek-objek yang dapat kamu temukandi sana.
2.      Catatlah nama objek tersebut, lalu kelompokkan mana yang termasuk objek biotic dan mana objek abiotik. Masukkan hasil kerjamu ke dalam tabel seperti contoh di bawah ini. Buatlah tabel di buku kerjamu.
Tabel Objek biotik dan abiotik di lingkungan ruma
No.
Nama Objek
Objek Biotik
Objek Abiotik
1.
2.
3.
4.
5.

Kerikil
Pasir
Semut
Rumput teki
Pot
Dan seterusnya.












3.      Lakukan kegiatan seperti di atas di taman sekolah atau lingkungan di sekitar sekolah.

Pertanyaan:
1.      Bagaimanakah ciri umum dari semua objek biotik yang kamu temukan?
2.      Bagaimana pula ciri umum objek abiotik yang kamu temukan?]
3.      Samakah komponen objek biotik dan abiotik yang kamu temukan di sekitar rumah dan di lingkungan sekolah?
4.      Adakah kaitan antara objek biotik dengan objek abiotik yang menempati suatu lingkungan?























PRAKTIKUM 16

Pengenalan Mikroskop dan Pengamatan dengan Menggunakan Mikroskop

Tujuan
·        Mempelajari bagian-bagian mikroskop dan fungsinya
·        Melakukan pengamatan terhadap preparat dengan menggunakan mikroskop

Alat dan Bahan
1.      Mikroskop
2.      Alat tulis
3.      Preparat awetan

Petunjuk Kerja 1
1.      Siapkan sebuah mikroskop.
2.      Gambarlah mikroskop tersebut dengan baik.
3.      Berilah tanda anak panah pada masing-masing bagian mikroskop dan berilah keterangannya.

Petunjuk Kerja 2
1.      Siapkanlah alat yang akan dipergunakan.
2.      Siapkan preparat yang akan diamati.
3.      Letakkan preparat pada bidang pengamatan, kemudian atur mikroskop sehingga kamu mendapatkan objek pengamatan yang baik.
4.      Lakukan pengamatan sesuai langkah-langkah yang benar.
5.      Tunjukkan pada gurumu, jika kamu telah berhasil mendapatkan objek pengamatan dengan jelas.
6.      Gambarlah hasil pengamatanmu pada kertas.





























PRAKTIKUM 17

Perbedaan Makhluk Hidup dan Benda Tak Hidup

Tujuan
1. Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup
2. Mengidentifikasi perbedaan makhluk hidup dan benda tak hidup

Petunjuk Kerja
1.      Amatilah makhluk hidup dan benda tak hidup yang ada di sekitarmu.
2.      Tuliskan ciri-ciri yang ada pada makhluk hidup dan makhluk tak hidup yang kamu amati. Catat pula aktivitas yang dilakukan.
3.      Tuliskan hasil pengamatanmu ke dalam tabel.

NO
MAHLUK HIDUP YANG DIAMATI
CIRI-CIRI
AKTIFITAS YANG DILAKUKAN
1.

2.




Semut
Bergerak
Berpindah tenpat dari tempat ke tempat yang lain


NO
BENDA TIDAK HIDUP
CIRI-CIRI
AKTIFITAS YANG DILAKUKAN
1.
Batu










Pertanyaan
1. Apa saja ciri yang ada pada makhluk hidup?
2. Apakah perbedaan ciri antara makhluk hidup dan makhluk tak hidup?
3. Buatlah kesimpulan dari kegiatan yang telah kamu lakukan tersebut!















PRAKTIKUM 17

Pengamatan Protista dan Monera

Tujuan
Mengamati Protista dan Monera yang ada di lingkungan sekitar

Alat dan Bahan
1.      Mikroskop cahaya
2.      Kaca benda 3 buah
3.      Kaca penutup 3 buah
4.      Pipet tetes 3 buah
5.      Air jerami/kolam yang di dalamnya terdapat Paramaecium, Euglena, dan Oscillatoria

Petunjuk Kerja
1.      Ambilah setetes air kolam atau jerami, lalu teteskan kultur air pada kaca benda kemudian tutup dengan kaca penutup.
2.      Amati objek mula-mula dengan perbesaran lemah (10��), jika pengamatan kurang jelas gunakan perbesaran kuat (40��). Ingat, saat Euglena diamati sebaiknya organisme tersebut dalam keadaan hidup.
3.      Setelah kamu menemukan organisme tersebut, gambarlah dan diskripsikan ciricirinya.
4.      Laporkan hasil pengamatanmu kepada gurumu.

Pertanyaan
1.      Berdasarkan hasil pengamatanmu, organisme apakah yang tergolong Protista?
2.      Berdasarkan hasil pengamatanmu, organisme apakah yang tergolong Monera?
3.      Apakah ciri dari masing-masing organisme tersebut?





























PRAKTIKUM 18

Membandingkan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

Tujuan
Mengetahui bagian-bagian Sel tumbuhan dan sel hewan

Alat dan Bahan
1.      Mikroskop
2.      Bawang merah
3.      Preparat dan penutupnya
4.      Pisau iris
5.      Larutan Yodium
6.      Cotton bud atau tusuk gigi
7.      Pinset
8.      Metilen blue 1
9.      Kertas tisu
10.  Air

Petunjuk Kerja
Bagian 1: Mengamati sel tumbuhan
1.      Isilah bawang merah secara membujur, sehingga menjadi 4 bagian.
2.      Ambillah sebuah irisan bawang merah.
3.      Patahkan irisan bawang merah itu.
4.      Tariklah lapisantipis dari permukaan bawang merah dengan menggunakan pinset, kemudian dipotong.
5.      Letakkan potongan tadi di atas kaca benda dan tambahkan 2 tetes larutan yodium/air. Tutuplah gelas dengan menggunakan kaca penutup, usahakan agar tidak terdapat gelembung udara pada preparat.
6.      Amati di mikroskop, kemudian gambarlah hasil pengamatanmu.

Bagian 2: Pengamatan Sel Hewan
1.      Ambillah epitel pipi kalian dengan menggunakan cotton bud/tusuk gigi, dengan cara mengorek bagian dalam pipi secara hati-hati .
2.      Oleskan pada bagian tengah permukaan kaca.
3.      Tutup dengan menggunakan kaca penutup.
4.      Tambahkan 2 tetes airatau metilen blue pada olesan tadi.
5.      Seraplah air yang berlebih dengan menggunakan kertas tisu.
6.      Amati di mikroskop, kemudian gambarlah hasil pengamatanmu.

Bagian 3: Mengamati sel mati (sel gabus)
Lakukan pengamatan terhadap sel gabus (tutup botol) dengan menggunakan mikroskop
cahaya.
1.      Lakukan pembuatan preparat sel gabus dan amati preparat ini melalui langkah-langkah yang benar.
2.      Tentukan ukuran benda yang sebenarnya.
3.      Bandingkan bagian-bagian sel gabus dengan sel tumbuhan/sel hewan.










Pertanyaan
1. Apakah perbedaan sel hewan dan tumbuhan yang kamu amati?
2. Apakah perbedaan sel hidup dan sel mati yang telah kamu amati?

Gambar : Cara mengambil epitel kulit                              dalam pipi











Gambar : cara meletakkan epitel dalam                 pipi ke kaca objek












Gambar : Cara meletakkan kaca penutup

























PRAKTIKUM 18

Fotosintesis
Tujuan
Membuktikan bahwa fotosintesis menghasilkan amilum

Alat dan Bahan
1.      Daun yang masih berada di pohon 7. Penjepit kertas
2.      Kertas karbon atau aluminium foil 8. Gelas beaker kecil
3.      Air 9. Lampu spiritus dan korek api
4.      Alkohol 10. Pinset
5.      Larutan iodium 11. Cawan petri
6.      Tungku kaki tiga 12. Gelas beaker ukuran sedang

Petunjuk Kerja
1.      Tutuplah permukaan tengah daun dengan kertas karon atau alumunium foil, kemudian jepitlah dengan penjepit kertas. Lakukan kegiatan ini satu hari sebelum pengamatan dilakukan.
2.      Hari berikutnya, ambillah daunmu dan lepaskanlah kertas penutupnya.
3.      Panaskan air untuk merebus daun itu. Hati-hati saat memanaskan.
4.      Rebuslah daun itu hingga layu kemudian tiriskan.
5.      Panaskan air untuk memanaskan alkohol. Perhatikan, alkohol adalah zat yang mudah terbakar sehingga diperlukan teknik khusus untuk memanaskannya. Masukkan alkohol ke dalam gelas beaker kecil. Rebuslah alkohol tersebut dalam air panas. Ingat selalu berhati hati.
6.      Masukkan daun yang telah direbus sebelumnya. Rebus hinggga daun berubah warna kemudian tiriskan.
7.      Letakkan daunmu di atas cawan petri, tetesilah dengan larutan iodium.
8.      Amatilah perubahan yang terjadi kemudian catatlah.
  

























PRAKTIKUM 19

Ekosistem Buatan

Tujuan
Mengetahui pengaruh komponen abiotik terhadap komponen biotik dalam suatu ekosistem

Alat dan Bahan
1.      Dua gelas beker ukuran besar
2.      Ikan
3.      Air
4.      Jaring kecil
5.      Es
6.      Termometer

Petunjuk Kerja
1.      Sediakan dua tabung kimia dan diisi dengan air dengan suhu yang sama, yaitu suhu air dalam keadaan normal.
2.      Masukkan ikan percobaan ke dalam tabung 1. Ukurlah suhu air tabung tersebut, masukkan ke dalam tabel pengamatan.
3.      Hitunglah berapa kali penutup insang membuka selama satu menit, kemudian catatlah.
4.      Masukkan es secara perlahan-lahan ke dalam tabung sampai suhu 10oC. Hitunglah berapa kali penutup insang membuka selama satu menit.
5.      Dengan menggunakan jaring pindahkan ikan ke dalam tabung 2, secara perlahan-lahan tambahkan air hangat sehingga suhu air menjadi 25oC, ukurlah suhu air. Hitunglah berapa kali penutup insang membuka selama satu menit.
6.      Buatlah kesimpulan dari percobaan tersebut.

Pertanyaan
1.      Apakah pengaruh suhu terhadap kemampuan bernapas insang?
2.      Menurutmu, bagaimanakah pengaruh komponen abiotik terhadap komponen biotic dalam suatu ekosistem?






















DAFTAR PUSTAKA


Winarsih, Ani dkk. 2008. IPA TERPADU: SMP/MTs Kelas VII. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

Wasis dan Yulianto, Sugeng. 2008. Ilmu Pengetahuan Alam Untuk Kelas VII SMP dan MTs. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional.

No comments:

Post a Comment